INDRAMAYU — SMK Negeri Keterampilan Pertanian dan Perikanan Lestari (KRPL) Indramayu kembali membuktikan komitmennya dalam menghasilkan lulusan berkualitas tinggi. Pencapaian luar biasa datang ketika tidak kurang dari 15 siswa berhasil meraih medali dan penghargaan di berbagai kompetisi nasional dan internasional sepanjang tahun 2025–2026. Prestasi gemilang ini mencakup kompetisi pertanian berkelanjutan, teknologi perikanan, dan inovasi agribisnis tingkat dunia.
Data terkini yang dikumpulkan Humas SMK Negeri KRPL menunjukkan bahwa sekolah kejuruan berlokasi di Jalan Pendidikan No. 12, Indramayu, Jawa Barat, ini telah memposisikan dirinya sebagai salah satu institusi pendidikan kejuruan terdepan di Indonesia. Pencapaian siswa-siswa tersebut tidak hanya meningkatkan reputasi institusi, tetapi juga menunjukkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri global.
Deretan Prestasi Membanggakan
Salah satu pencapaian terbesar datang dari tim kompetisi Aquaponics Innovation Challenge 2026 yang diselenggarakan oleh International Society of Agricultural Engineering (ISAE) di Bangkok, Thailand, pada bulan Februari lalu. Tim yang terdiri dari empat siswa kelas XII Jurusan Perikanan Berkelanjutan berhasil meraih medali emas dengan proyek sistem akuaponik terintegrasi yang menggabungkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk monitoring pH air dan kadar oksigen secara real-time.
Sistem inovatif yang dikembangkan siswa SMK Negeri KRPL ini mampu meningkatkan efisiensi produksi ikan lele dan sayuran organik hingga 40 persen dibandingkan metode konvensional. Lebih mengesankan lagi, prototipe tersebut telah mendapat perhatian dari berbagai investor potensial dan direkomendasikan untuk aplikasi di wilayah-wilayah pertanian marginal di Asia Tenggara.
Prestasi ini diawali oleh kerja keras para siswa di bawah bimbingan Ibu Dr. Siti Nurhaliza, M.Sc., yang merupakan dosen pembimbing sekaligus koordinator program riset SMK Negeri KRPL. Tim tersebut telah menghabiskan lebih dari 800 jam penelitian selama enam bulan untuk menyempurnakan desain dan mengumpulkan data lapangan di kolam percobaan milik sekolah.
Selain prestasi internasional, kompetisi nasional juga menjadi ajang kesuksesan siswa-siswi SMK Negeri KRPL. Pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional 2026 yang digelar di Bandung pada Maret 2026, sekolah ini berhasil mengumpulkan lima medali emas, enam perak, dan empat perunggu dalam berbagai kategori kompetensi kejuruan.
Medali emas diraih di kategori Budidaya Tanaman Organik, Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian, Inovasi Pupuk Organik, Sistem Irigasi Pintar, dan Agribisnis Digital. Pencapaian ini menempatkan SMK Negeri KRPL di posisi ketiga nasional untuk sekolah kejuruan kategori pertanian dan perikanan.
Salah satu siswa pemenang, Danu Pratama dari kelas XI Jurusan Agribisnis, berhasil meraih medali emas dalam kategori Inovasi Agribisnis Digital dengan aplikasi mobile yang memudahkan petani lokal memasarkan produk langsung ke konsumen. Aplikasi bernama “TaniDirect” ini telah diunduh lebih dari 5.000 kali dan membantu lebih dari 200 petani di wilayah Indramayu meningkatkan penjualan mereka rata-rata 35 persen.
“Saya sangat bangga bisa berkontribusi untuk komunitas petani lokal. Awalnya ini hanya tugas mata pelajaran Kewirausahaan, tetapi guru saya, Pak Hendra Wijaya, mendorong saya untuk mengembangkannya lebih serius. Berkat dukungan sekolah, aplikasi ini sekarang menjadi kenyataan dan membantu banyak orang,” ungkap Danu Pratama saat ditemui di ruang bengkel digital SMK Negeri KRPL, Selasa (8 April 2026).
Infrastruktur dan Dukungan Institusional
Pencapaian luar biasa ini tidak terlepas dari komitmen SMK Negeri KRPL dalam menyediakan infrastruktur pendukung yang memadai. Sekolah telah menginvestasikan dana lebih dari Rp 3 miliar dalam tiga tahun terakhir untuk pembangunan laboratorium modern, kolam percobaan dengan teknologi terukur, dan fasilitas inkubasi bisnis.
Kepala Sekolah SMK Negeri KRPL, Drs. M. Ridho Pratama, M.Pd., yang menjabat sejak tahun 2021, menekankan pentingnya inovasi dan orientasi pada industri dalam pendidikan kejuruan. “SMK bukan hanya tempat mengajar keterampilan teknis, tetapi juga mengembangkan mentalitas entrepreneur dan inovator. Kami percaya bahwa siswa SMK harusnya menjadi problem solver, bukan hanya pelaksana,” ujar Drs. Ridho dalam wawancara eksklusif di ruang kerjanya, Rabu (9 April 2026).
Kepala Sekolah menambahkan bahwa program pembimbingan khusus telah dirancang untuk mengidentifikasi dan mengembangkan bakat siswa sejak awal tahun ajaran. “Setiap siswa yang menunjukkan potensi exceptional akan mendapat mentoring intensif dari guru berpengalaman dan professional dari industri. Kami juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk magang dan melakukan riset di perusahaan-perusahaan terkemuka,” jelasnya.
Program ini telah membuahkan hasil nyata. Rata-rata nilai Ujian Nasional SMK Negeri KRPL dalam tiga tahun terakhir meningkat dari 78,5 menjadi 83,2 poin. Selain itu, tingkat kelulusan tepat waktu mencapai 98,7 persen, jauh di atas rata-rata nasional sebesar 95,2 persen.
Dukungan Guru dan Kurikulum Relevan
Di balik kesuksesan siswa-siswa tersebut, terdapat peran penting dari para guru yang berdedikasi tinggi. Guru pembimbing sekaligus dosen praktik SMK Negeri KRPL, Ibu Dr. Siti Nurhaliza, M.Sc., menceritakan bagaimana proses pengembangan potensi siswa dilakukan secara sistematis.
“Metode pembelajaran di SMK Negeri KRPL mengintegrasikan teori dan praktik secara bersamaan. Kami tidak hanya mengajarkan apa yang ada di buku, tetapi juga membawa case study real dari lapangan. Para siswa diajarkan untuk berpikir kritis dan menemukan solusi inovatif atas permasalahan nyata yang dihadapi petani dan nelayan,” jelas Ibu Siti pada saat mengunjungi laboratorium akuaponik milik sekolah.
Kurikulum SMK Negeri KRPL telah disesuaikan dengan standar internasional dan relevan dengan industri pertanian modern. Selain mata pelajaran umum, siswa juga mendapatkan pembelajaran tentang teknologi precision farming, sustainable agriculture, digital marketing, dan business management.
Kemitraan strategis dengan institusi pendidikan tinggi dan industri juga memperkuat program pendidikan di sekolah ini. SMK Negeri KRPL telah menjalin kerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Universitas Padjadjaran, dan berbagai perusahaan agribisnis multinasional untuk program magang dan shared research.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Prestasi siswa-siswa SMK Negeri KRPL tidak hanya bernilai akademis, tetapi juga memberikan dampak langsung kepada masyarakat lokal. Beberapa inovasi yang dikembangkan siswa telah diterapkan di kelompok tani dan nelayan di sekitar Indramayu, meningkatkan produktivitas dan pendapatan mereka secara signifikan.
Contohnya, teknologi pupuk organik yang dikembangkan oleh tim siswa jurusan Agribisnis berhasil mengurangi biaya produksi pupuk hingga 60 persen tanpa mengurangi kualitas hasil panen. Inovasi ini telah diadopsi oleh lebih dari 150 petani di wilayah Indramayu dan sekitarnya.
“Sebelumnya kami membeli pupuk dengan harga yang sangat tinggi. Sekarang dengan bantuan teknologi dari anak-anak SMK KRPL, kami bisa membuat pupuk sendiri dengan biaya jauh lebih murah dan hasilnya lebih baik untuk lingkungan. Hasil panen padi kami meningkat 25 persen dalam musim tanam lalu,” cerita Bapak Suryanto, petani dari Desa Ciasem, Indramayu, dalam testimoni tertulis yang diterima redaksi.
Selain dampak pertanian, inisiatif pengembangan fintech untuk petani yang diciptakan Danu Pratama juga telah menarik perhatian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Pertanian. Aplikasi TaniDirect direkomendasikan sebagai salah satu pilot project untuk peningkatan literasi digital petani di Indonesia.
Rencana Pengembangan ke Depan
Memasuki tahun ajaran 2026–2027, SMK Negeri KRPL telah merancang program-program ambisius untuk terus meningkatkan prestasi siswa. Kepala Sekolah Drs. M. Ridho Pratama mengungkapkan rencana pembukaan dua jurusan baru yang fokus pada vertical farming dan marine biotechnology, dengan investasi infrastruktur senilai Rp 5 miliar.
“Kami melihat peluang besar di sektor pertanian perkotaan dan bioteknologi kelautan. Tenaga kerja di bidang ini sangat dibutuhkan oleh industri, tetapi masih sangat terbatas. Dengan membuka jurusan baru ini, kami berharap bisa mencetak profesional muda yang siap bersaing di pasar global,” ujar Drs. Ridho dengan optimisme.
Program scholarship untuk siswa berprestasi juga akan ditingkatkan. Pihak sekolah telah menjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan multinasional untuk memberikan beasiswa kepada 50 siswa berprestasi per tahun, dengan syarat mereka terlibat aktif dalam penelitian dan kompetisi tingkat nasional.
Selain itu, SMK Negeri KRPL juga berkomitmen untuk membuka lebih banyak pertukaran pelajar internasional. Saat ini, sekolah telah menjalin kerjasama dengan 12 sekolah kejuruan di tujuh negara, termasuk Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Belanda. Program ini memungkinkan siswa untuk mendapatkan pengalaman belajar di luar negeri dan memperluas jaringan profesional mereka.
Pesan Inspiratif untuk Generasi Muda
Ketika diminta memberikan pesan kepada generasi muda yang tertarik melanjutkan pendidikan di SMK, Kepala Sekolah Drs. M. Ridho Pratama memberikan motivasi yang kuat.
“Jangan pernah merasa bahwa memilih SMK adalah pilihan yang lebih rendah dari SMA. SMK adalah jembatan langsung menuju karir yang bermakna dan produktif. Dengan dukungan guru-guru berpengalaman dan fasilitas lengkap, Anda bisa menjadi entrepreneur sukses atau profesional di industri. Buktinya, siswa kami tidak hanya mendapat penghargaan, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi masyarakat. Itulah jenis lulusan yang kami produksi,” tegas Drs. Ridho.
Salah satu siswa yang telah merasakan dampak positif dari pendidikan di SMK Negeri KRPL adalah Sinta Wulandari, siswa kelas XII jurusan Perikanan Berkelanjutan. Dia adalah anggota tim yang meraih medali emas di kompetisi aquaponics internasional.
“Saya dulu ragu apakah SMK adalah pilihan yang tepat. Tetapi setelah masuk sini, saya menyadari bahwa SMK memberikan kesempatan untuk belajar sambil berbisnis, teori sambil praktik. Sekarang saya punya pengalaman internasional, dan banyak perusahaan yang sudah tertarik merekrut saya. Bahkan ada yang menawarkan beasiswa untuk melanjutkan studi ke S1,” ungkap Sinta dengan senyuman bangga.
Penutup
Prestasi gemilang yang diraih siswa-siswa SMK Negeri KRPL pada tahun 2025–2026 ini bukan sekadar angka dan medali. Lebih dari itu, prestasi tersebut adalah bukti nyata bahwa institusi pendidikan kejuruan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki kemampuan inovasi, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial yang tinggi.
SMK Negeri KRPL, dengan dukungan kepemimpinan yang visioner, guru-guru berdedikasi, infrastruktur modern, dan kurikulum yang relevan dengan industri, telah memposisikan dirinya sebagai institusi pendidikan kejuruan kelas dunia. Kesuksesan siswa-siswanya di kompetisi nasional dan internasional memberikan inspirasi bagi institusi pendidikan kejuruan lainnya di Indonesia untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Ke depannya, dengan rencana pengembangan yang ambisius dan komitmen yang kuat dari seluruh stakeholder, SMK Negeri KRPL diharapkan dapat terus menghasilkan lulusan-lulusan berkualitas yang mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan pertanian dan perikanan berkelanjutan di Indonesia.
—
Penulis: Rahmat Wijaya
Editor: Dr. Bambang Supriatna
Tanggal Publikasi: 11 April 2026